"Lord, aku pengen banget bisa mendampinginya, mencintainya, dan hidup bersamanya. Tolong jangan jodohkan dia dengan yang lain..." cieile kaya lagunya Delon aja! itulah keinginan yang kita harapkan. Kita pengen kehendakku yang jadi, keinginanku yang terlaksana, dan angan-anganku yang tercapai. But, seringkali yang terjadi gak seperti yang kita inginkan. Kita maunya berjodoh ama pemimpin pujian yang palinf=g keren digereja, ato pemain musik
yang paling cute..tapi kok ga ada, ato biasa - biasa aja.
Kalo cinta udah ngelanda kta ngerasa kalo bukan doi mendingan gak usah sekalian. Guys betapa lucunya kita mengira diri kita lebih tahu dari Tuhan.Kita beranggapan bahwa seorang cowok tertentu adalah jodoh kita yang paling tepat. Kalo Tuhan memberikan yang lain, maka kita mengira ini adalah the second best.
Kita harus menyadari dan mengakui bahwa Tuhan lebih tahu dengan segala hal termasuk soal jodoh kita. Enggak perlu menyesali mantan yang udah pergi. Enggak perlu kecewa bila gebetan memilih cewek lain. Enggak perlu juga menganggap seseorang adalah yang paling tepat buat kita sebelum dia menjadi pendamping kita. Serahkanlah segalanya kepada Tuhan. Tuhan enggak mungkin salah membuat keputusan. Dia yang tahu masa depan kita, bahkan dia yang tahu yang terbaik buat diri kita.
Belajarlah sari iman Abraham yang selalu percaya bahwa Tuhan tau yang terbaik dan dia enggak pernah salah. Saat Tuhan menyuruhnya mempersembahkan Ishak, Abraham nggak nanya apa alasannya. Dia juga nggak meragukan apakah Tuhan keliru berfirman . Abraham melakukan tepat seperti yang diperintahkan Tuhan. Melalui ujian iman ini, TUhan melihat imam Abraham. Abraham bukan hanya tidak jadi kehilangan anaknya melainkan mendapatkan berkat yang melimpah dari Tuhan sebagai bapa bagi semua orng percaya. Apakah kita mempercayai Tuhan dengan sepenuh hati? Kalo ya, inilah saatnya untuk menyerahkan hidup kita kepada-Nya. Percayalah bahwa Tuhan yang terbaik
(Spirit Girls Oktober)
Dalam dunia anak muda, kita akan merasakan apa yang namanya naksir sama orang, suka sama orang n kalo hal itu terjadi banyak anak muda yang juga anak - anak Tuhan, nekat melakukan hal - hal untuk mencapai keinginan mereka, tanpa peduli orang lain bahkan kadang menomor duakan Tuhan. Nyadar gak kalo kita juga terkadang sok tau. kita ngerasa kalo kita lebih tau dari Tuhan. Malah kadang kita maksa Tuhan buat ngabulin doa dan keinginan kita. Tuhan ngerasa itu bukan yang terbaik buat kita, makanya dia tidak menjawab.
Namun, kita malah menyalahkan Tuhan, dan dengan argumentasi sendiri mengatakan kalau Tuhan harusnya mengabulkan doa kita atau mengatakan kalo Tuhan gak adil sama kita." kenapa dia dapet, tapi kenapa aku engga Tuhan, apa salahku ???? kenapa Tuhan gak adil " mungkin terkadang kata - kata itu meluncur begitu aja, kalo kita marah dan kecewa, bahkan kita gak sadar kalo kita udah menyakiti hati Tuhan..anak muda percayalah ada hal baik yang telah dipersiapkan Tuhan untuk kita, maka entah dalam hal apapun...kita harus menyerahkannya kepada Tuhan karena :
" Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada rencana-Nya yang gagal " Ayub 42 : 2
dan janganlah berharap terlalu jauh kepada manusia
" Janganlah berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih dari pada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap " Yesaya 2 : 22
Tuhan memiliki rencana indah untuk kita
" Janganlah kamu kuatir akan hidupmu " Matius 6 : 25
Just keep praying, B+, n selalu berharap dan percaya cuma kepada si " PAPI JC " yang pasti ngasih yang terabaik buat kita cemuanya ^^
semoga bermanfaat
GBU ^_^
Keroppi
Artikel di atas kiriman dari Fanny. Thanks yaph.
Oh ya, aq juga mau nambahin neh dari artikel di atas.
Dalam hidup kita, kerap kali kita menjadi seperti bangsa Israel yang sering banget bersungut-sungut sama Tuhan. Padahal, Tuhan itu tau banget apa yang baik buat kita. Sesungguhnya diri kita sendiri pun kadang ga tau apa yang baik buat diri sendiri. Kenapa bisa terjadi penyesalan ? Karena kita ga tau apa yang sebenarnya kita butuhkan. Karena kita ga nyerahin keinginan kita, ga nyerahin hidup kita sama Tuhan. Apa yang kamu pandang baik, belom tentu itu yang sesungguhnya terbaik. Coz, Cuma Dia yang tau apa yang terbaik buat kita. Karena seperti dalam Yesaya 55:8 �Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN�. Mungkin sekarang kamu ngerasa sedih, ngerasa Tuhan itu ga sayang sama kamu, dan bahkan kamu ngerasa Tuhan ga adil. Bahkan kamu berpikir kok orang yang di luar Tuhan malah enak banget ya. Jangan salah! Nanti kamu akan tahu kalo keinginan Tuhan memang yang terbaik dan dijamin 100% ga bakal ada penyesalan. Pokoknya ikutin aja deh jalurnya Tuhan, kalo kamu ga mau tersesat. Oce�
Stay Blessed,
Kitajima
Tampilkan postingan dengan label christian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label christian. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 25 Oktober 2008
Rabu, 15 Oktober 2008
Menjadi Pribadi Yang Membuat Tuhan Senang
Menjadi pribadi yang membuat Tuhan senang. Tentu kita semua yang mengasihi Dia ingin sekali membuat Tuhan senang. Tapi tidak hanya sampai kata ingin menyenangkan Tuhan cuma ada dalam pikiran dan perkataan kita. Tapi kita mesti melakukan sesuatu yang menyenangkan hati Tuhan. Jadi, apa donk yang harus kita lakukan untuk menyenangkan hati Tuhan? Apa yang harus kita lakukan untuk membuat Tuhan senang pada kita? Hehm, daripada bingung2, mending kita lihat az yuk jawabannya dalam The most favourite book :"Bible".
Okey, sekarang mari kita buka dalam :
Mazmur 147:11
"TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya".
Nah, itu dia jawabannya. Untuk membuat Tuhan senang, kita mesti jadi orang yang takut akan Dia. Gimana caranya? Ya tentu saja dengan mentaati semua perintah Nya. Mungkin kamu masih bingung. Kok kita mesti 'takut akan Tuhan'. Memangnya Tuhan itu nyeremin sampai kita harus takut? Ya ga gitu kali. Gini deh, aku kasih contoh. Misalkan nih, di daerah kamu akan kedatangan Presiden SBY. Apa kamu akan bertingkah laku ga sopan atau kamu melakukan hal yang bertentangan dengan undang-undang? Pasti ga kan?! Pasti kamu akan bertingkah laku baik. Karena apa? Ya jelas saja. Karena SBY itu kan Presiden, orang yang paling berkuasa di negeri ini. Nah, kalau sama orang yang paling berkuasa di negeri ini saja kamu takut. Terlebih lagi sama Tuhan kita, Presiden di atas segala Presiden, Raja di atas segala Raja. Ya pastinya donk kamu harus lebih takut akan Dia. Sebab kehidupan kita bergantung sepenuhnya pada Dia.
Kayanya sekarang, kamu2 sudah ngerti donk?. Okey, saya anggap kamu2 sudah mengerti. Jadi, kita akan ke point ke 2 yang harus kita lakukan dalam misi menjadi orang yang disenangi Tuhan.
Kita review lagi ya dari Mazmur 147:11b :"kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya".
Kedengerannya mudah ya. 'Berharap akan kasih setia Nya'. Tapi sayangnya neh, biarpun mudah. Tetep aja banyak manusia yang ngerasa dirinya hebat. Ngerasa kuat. Hal itulah yang kadangkala membuat kita manusia suka lupa akan keberadaan Tuhan. Semua dilakukan sendiri. Padahal kita perlu banget berharap akan kasih setia Nya. Karena toh semua yang ada dalam diri kita saat ini pun adalah berkat kasih karunia Nya. Jadi pantaskah kita bermegah diri? Pantaskah jika kita sudah tidak berharap pada kasih setia Nya lagi?
Jika kamu2 sudah mulai tidak berharap lagi akan kasih Nya. Waktunya bagi kamu untuk bertobat dan memohon pengampunan Tuhan. Karena kita tidak akan pernah bisa hidup tanpa kasih Nya. Karena dengan berharap pada Tuhanlah, maka kita akan menjadi pribadi yang disenangi Tuhan. Nah jika kamu sudah ga lagi berharap akan kasih setia Nya, wah ga kebayang deh gimana dunia kita. Karena udah pasti begitu kamu keluar dari kasih Nya Tuhan, akan ada satu sosok yaitu Mang Iib or Tante Luci (iblis) yang seneng banget dan bawa kamu untuk jauh dari Tuhan. Dan udah pasti setelah itu yang ada adalah kesengsaraan. Iiih jangan sampe deh yaph.
Nah sekarang udah dapet pencerahan donk tentang gimana membuat Tuhan kita senang? Kalo udah, coba direnungkan lagi. Nah abis direnungin, mesti dilakukan or dipraktekin dalam kehidupan kita sehari2.
Siap membuat Tuhan senang? So pasti donk.
Stay blessed,
Kitajima.
Okey, sekarang mari kita buka dalam :
Mazmur 147:11
"TUHAN senang kepada orang-orang yang takut akan Dia, kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya".
Nah, itu dia jawabannya. Untuk membuat Tuhan senang, kita mesti jadi orang yang takut akan Dia. Gimana caranya? Ya tentu saja dengan mentaati semua perintah Nya. Mungkin kamu masih bingung. Kok kita mesti 'takut akan Tuhan'. Memangnya Tuhan itu nyeremin sampai kita harus takut? Ya ga gitu kali. Gini deh, aku kasih contoh. Misalkan nih, di daerah kamu akan kedatangan Presiden SBY. Apa kamu akan bertingkah laku ga sopan atau kamu melakukan hal yang bertentangan dengan undang-undang? Pasti ga kan?! Pasti kamu akan bertingkah laku baik. Karena apa? Ya jelas saja. Karena SBY itu kan Presiden, orang yang paling berkuasa di negeri ini. Nah, kalau sama orang yang paling berkuasa di negeri ini saja kamu takut. Terlebih lagi sama Tuhan kita, Presiden di atas segala Presiden, Raja di atas segala Raja. Ya pastinya donk kamu harus lebih takut akan Dia. Sebab kehidupan kita bergantung sepenuhnya pada Dia.
Kayanya sekarang, kamu2 sudah ngerti donk?. Okey, saya anggap kamu2 sudah mengerti. Jadi, kita akan ke point ke 2 yang harus kita lakukan dalam misi menjadi orang yang disenangi Tuhan.
Kita review lagi ya dari Mazmur 147:11b :"kepada orang-orang yang berharap akan kasih setia-Nya".
Kedengerannya mudah ya. 'Berharap akan kasih setia Nya'. Tapi sayangnya neh, biarpun mudah. Tetep aja banyak manusia yang ngerasa dirinya hebat. Ngerasa kuat. Hal itulah yang kadangkala membuat kita manusia suka lupa akan keberadaan Tuhan. Semua dilakukan sendiri. Padahal kita perlu banget berharap akan kasih setia Nya. Karena toh semua yang ada dalam diri kita saat ini pun adalah berkat kasih karunia Nya. Jadi pantaskah kita bermegah diri? Pantaskah jika kita sudah tidak berharap pada kasih setia Nya lagi?
Jika kamu2 sudah mulai tidak berharap lagi akan kasih Nya. Waktunya bagi kamu untuk bertobat dan memohon pengampunan Tuhan. Karena kita tidak akan pernah bisa hidup tanpa kasih Nya. Karena dengan berharap pada Tuhanlah, maka kita akan menjadi pribadi yang disenangi Tuhan. Nah jika kamu sudah ga lagi berharap akan kasih setia Nya, wah ga kebayang deh gimana dunia kita. Karena udah pasti begitu kamu keluar dari kasih Nya Tuhan, akan ada satu sosok yaitu Mang Iib or Tante Luci (iblis) yang seneng banget dan bawa kamu untuk jauh dari Tuhan. Dan udah pasti setelah itu yang ada adalah kesengsaraan. Iiih jangan sampe deh yaph.
Nah sekarang udah dapet pencerahan donk tentang gimana membuat Tuhan kita senang? Kalo udah, coba direnungkan lagi. Nah abis direnungin, mesti dilakukan or dipraktekin dalam kehidupan kita sehari2.
Siap membuat Tuhan senang? So pasti donk.
Stay blessed,
Kitajima.
Selasa, 30 September 2008
Taat Karena Mengasihi
Sebagai anak2 Tuhan yg sudah mengenal kebenaran firman, tentunya kita tahu bahwa kita harus taat kepada Tuhan. Di sini saya bukan mau membahas apakah kita orang yang taat atau tidak. Karena saya percaya, setiap kita yang mengaku anak2 Tuhan pastilah taat pada Tuhan.
Yang menjadi pertanyaannya adalah, mengapa kita taat? Karena mengasihi Tuhan atau takut akan hukuman Tuhan jika kita tidak taat?
Tidak perlu terburu-buru untuk menjawabnya. Renungkanlah dahulu dan tanyakan pada hati nurani kita.
Jujur, secara pribadi kadangkala pun saya taat akan perintah Nya karena takut akan hukuman. Tapi seorang hamba Tuhan dalam khotbahnya membuat saya menyadarinya. Ya, memang kita harus taat. Karena jika kita tidak taat tentulah akan mendatangkan hukuman. Tetapi ketaatan kita haruslah karena kita mengasihi Nya yang telah lebih dahulu mengasihi kita. Bukan karena takut hukuman.
Orang yang taat belum tentu mengasihi, tetapi orang yang mengasihi Tuhan sudah pasti dia akan taat. So, sudahkah kamu mengasihi Dia?
Akhirnya saya mau mengajak kalian semua yang membaca ini untuk lebih dan lebih lagi mengasihi Allah kita. Sebab Dia sangat sangat dan sangat mengasihimu lebih dari nyawanya sendiri.
Jangan jadikan pengorbanan Nya di atas kayu salib menjadi sia2.
Jesus love us
With love,
Kitajima
Yang menjadi pertanyaannya adalah, mengapa kita taat? Karena mengasihi Tuhan atau takut akan hukuman Tuhan jika kita tidak taat?
Tidak perlu terburu-buru untuk menjawabnya. Renungkanlah dahulu dan tanyakan pada hati nurani kita.
Jujur, secara pribadi kadangkala pun saya taat akan perintah Nya karena takut akan hukuman. Tapi seorang hamba Tuhan dalam khotbahnya membuat saya menyadarinya. Ya, memang kita harus taat. Karena jika kita tidak taat tentulah akan mendatangkan hukuman. Tetapi ketaatan kita haruslah karena kita mengasihi Nya yang telah lebih dahulu mengasihi kita. Bukan karena takut hukuman.
Orang yang taat belum tentu mengasihi, tetapi orang yang mengasihi Tuhan sudah pasti dia akan taat. So, sudahkah kamu mengasihi Dia?
Akhirnya saya mau mengajak kalian semua yang membaca ini untuk lebih dan lebih lagi mengasihi Allah kita. Sebab Dia sangat sangat dan sangat mengasihimu lebih dari nyawanya sendiri.
Jangan jadikan pengorbanan Nya di atas kayu salib menjadi sia2.
Jesus love us
With love,
Kitajima
Langganan:
Postingan (Atom)