Senin, 23 Mei 2011

Master Chef Juna

Daripada ngantuk, mending ngomongin Master Chef Juna aja yuks. Tau donk Master Chef Juna ? Master Chef yang jutek en cool itu loh. Tapi juteknya yang malah bikin penasaran. Keren deh. Walaupun dia jutek, tapi sama peserta yang lebih tua or orang tua dia ga jutek loh, masih tetep menghormati loh. Coba deh perhatiin.

Saking penasarannya tentang Master Chef Juna, ya udah deh mulai investigasi. Investigasi-nya ya ga jauh-jauh nanya sama mbah google. Hehehe. Thanks to you mbah :p

Read This

Semua tentang Chef Juna (Juri Master Chef Indonesia)

Siapa sih yang nggak kenal sama Chef Juna yang galak, sangar, dan kejam dalam berkomentar? Yang nonton perdana Master Chef Indonesia 01 Mei 2011 kemarin pasti tau. Pada artikel ini akan aku ceritakan perjalanan karir dan masa mudanya.

Profil
Junior Rorimpandey namanya. Chef asal Manado yang tahun ini (2011) berumur 35 tahun, kurang begitu hot dibahas di Indonesia, karena Chef ini lebih terkenal di luar negeri. Hm..aku yakin setelah adanya Master Chef Indonesia, Chef Juna akan semakin dikenal banyak orang.

Banyak yang mengira Chef Juna ini bukan siapa-siapa. Setelah googling tentang Chef Juna, yang kulihat dari forum-forum, banyak yang kurang suka dengan Chef ini. Rata-rata berkomentar, “Sangar amat komentarnya..kejam”, “jahat banget tuh orang”, “dia bikin acara makin tegang aja”, “ah kayak dia bisa masak aja”, “masa komentarnya nggak bermutu gitu sih”, “komentar yang membangun dikit kek..masa kasar gitu ngomongnya”.

Waktu aku liat Chef Juna memberi contoh memotong bawang bombay di Master Chef Indonesia, aku tau kalau ia punya kemampuan masak yang cukup tinggi. Dari cara memegang pisau dan kecepatan mengiris bombay. Terutama waktu ia membuang paprika dan garnish pada hidangan yang dimasak salah satu peserta (lupa namanya). Kenapa? Jelas aja karena paprika nggak akan dihidangkan mentah-mentah di piring. Di luar negeri, walaupun hanya dijadikan hiasan, yang tersaji di sebuah piring itu harus bisa dimakan. Beda dengan Indonesia, yang rata-rata hiasannya menggunakan sayuran mentah dan itu hanya hiasan, bukan untuk dimakan.

Sumber yang kudapat menggunakan bahasa inggris dan disini akan aku ceritakan ulang dengan gaya tulisanku sendiri secara detail.

Karir
Profesi Chef Juna terjadi secara nggak sengaja. Pada tahun 1997, ia pergi ke Amerika Serikat (Brownsville, Texas) untuk sekolah penerbangan. Chef Juna telah mendapat lisensi pilot, tapi ditengah mengambil lisensi komersial, sekolah penerbangannya bangkrut. Akhirnya ia pergi ke Houston untuk lanjutkan pelatihan. Awal 1998 disaat Indonesia sedang dilanda krimon (krisis ekonomi), ibunya nggak bisa membantu keuangannya di luar negeri, dan akhirnya ia harus mencari kerja walau secara ilegal (belum mendapatkan ijin kerja).

Berbagai pekerjaan yang dicoba Chef Juna, akhirnya ia kerja di restoran tradisional Jepang sebagai waiter (pelayan). Setelah 2 minggu, master sushi menawarkannya untuk jadi muridnya, Chef Juna terima tawaran itu. Ia akhirnya mulai dari dasar dan dilatih sangat keras. Pemilik restoran itu kagum dengan kinerjanya dan mensponsori Chef Juna untuk mendapatkan Permanent Resident (ijin tinggal).

Pada tahun 2002, Chef Juna mengambil alih sebagai head chef (kepala koki) di restoran karena sushi master yang melatih Chef Juna ini pindah ke restoran lain. Di tahun 2003, ia pindah kerja ke restoran sushi nomor satu di Houston yang bernama Uptown Sushi. Setelah beberapa bulan, ia menjadi Executive Chef disana. Masuk ke tahun 2004, Chef Juna mulai jenuh dengan masakan Jepang, dan akhirnya ia pindah ke restoran Perancis, The French Laundry yang dikenal sebagai restoran yang menerapkan standar tinggi. Ia mulai dari awal lagi. Lalu, ia juga mencari pekerjaan di tempat lain agar dapat belajar lebih banyak.

Di French Laundry, ada hukuman bagi yang melakukan kesalahan walau kesalahan sederhana. Mereka dilatih dengan baik dan disiplin yang diterapkan seperti militer. Disana Chef Juna belajar banyak teknik, mengontrol protein pada makanan, dan menciptakan makanan yang dihias cantik dan sangat enak. Nggak heran waktu Chef Juna menilai peserta Master Chef Indonesia sangat galak. Galaknya pasti keluar kalau liat makanan yang dihias berantakan dan rasanya hambar. Wajar, koki ganteng tapi sangar ini berpengalaman.

“Memasak adalah suatu yang anda cintai ketika anda berada di dapur, dan itu bukan hanya sekedar pekerjaan. Itu adalah sebuah gairah dan pekerjaan yang sulit. Saya suka memasak karena saya menilai masak sebagai seni. Ketika saya membuat hidangan baru, itu seperti telah selesai sebuah proyek seni. Berjuang untuk kesempurnaan membuat masakan yang lezat dengan bahan berbagai warna dan terlihat cantik di piring. Setiap malam saya memasak di dapur, terutama malam yang super sibuk, saya merasa bahwa prestasi saya tercapai karena saya membuat pelanggan kenyang, senang dan memberikan mereka pengalaman bersantap yang hebat. Saya juga suka suasana dapur yang sibuk, suara panci panas saat bahan masakan dimasukkan, suara peralatan masak, orang-orang berkomunikasi satu sama lain tentang apa yang mereka lakukan, semua itu seperti musik di telinga saya”, kata Chef Juna yang sekarang menjadi Executive Chef di restoran Jack Rabbit Jakarta.

Mengagumkan! Nggak nyangka kan kalau Chef Juna ini koki yang hebat? Padahal dulunya Chef Juna ini naik motor Harley loh.

Masa muda
Waktu umur 17 tahun, Chef Juna ini termasuk anak berandalan, ia buat sebuah geng yang bernama Bad Bones. Dengan mengendarai Harley, mereka ngebut dan nggak peduli kemanapun mereka pergi.

“Saya pernah kuliah teknik perminyakan selama 3,5 tahun di Indonesia, tapi nggak selesai karena saya terlalu nakal. Akhirnya saya memutuskan untuk membenahi hidup, berubah, dan pindah ke Amerika. Saya sampai menjual motor kesayangan untuk biaya sekolah di sana”

Diculik, disiksa, overdosis dan hampir ditembak di kepala udah pernah dirasakan Chef Juna. Merokok dan terjerumus dalam narkoba juga pernah. Tapi ia berubah karena ia punya pemikiran berbeda.

Di kedua lengan Chef Juna ini bertato. Tato itu dibuat waktu Chef Juna umur 15 di Bali, dengan menggunakan mesin buatan sendiri yang menggunakan jarum jahit.

Cinta
Menurut media, Chef Juna ini berpacaran dengan Aline Tumbuan atau Caroline Ingrid Adita.

Kabarnya sih udah berpacaran 1 tahun.

sumber : MySuperLounge

Taken from : http://stephanie95.wordpress.com/

Review Buku Puisi MPSM


Hari ini aku mau review Buku Puisi-nya Andrei Aksana : “Mencintaimu Pagi Siang Malam”. Kamu tahu kawan ? Ini pertama kalinya aku baca buku puisi lho. Dan seumur-umur baru kali ini aku beli buku puisi. Ada sih beberapa puisi yang aku suka, itu tuh puisinya Cinta di Ada Apa Dengan Cinta, yang ada kata-kata : “Kulari ke hutan kemudian teriakku”. Terus sama satu lagi puisi karya Sapardi Djoko Damono yang “Aku ingin mencintaimu dengan sederhana …”

Okeh sebelum menjadi OOT mari kita BTT alias Back To Topic atau kalo kata Tukul “Kembali ke laptop”.

Jadi intinya : kalau sampai aku yang ga pernah minat beli buku puisi, sekarang sampai beli buku puisi, berarti MPSM itu spesial banget. Pasti donk spesial, tiap pagi tuh cek TL ada puisinya Andrei ga. Hehehe. Makanya begitu bukunya terbit, wiiih langsung deh buru-buru ke Toko Buku. Tapi ga ada :(*kecepetan nyarinya sampe2 belom sampai di toko buku. Eheheh. Tapi akhirnya aku dapet donkk :)

Aduuuh kan OOT lagi. Kapan nge-review kalo gini ? Hehehe ! Bukan ga mau review. Tapi nge-review buku puisi MPSM mah ga susah, singkat, jelas, dan padat. Check it out :

“Begitu baca MPSM, akan menimbulkan efek : senyum2, berbunga2, berubah jadi romantis, dan bawaannya pengen bikin kata2 romantis juga.”

Kamu masih tetep ngerasa puisi itu cuma kata-kata gombal ? Ahh makanya baca dulu MPSM. Mau pinjem ? Ahh jangan ! Beli donk ! Ini buku kan royaltinya buat anak-anak thalassaemia. Jadi itung-itung beli buku plus beramal :)Baik ya penulisnyaaa :)

Udahan ya segitu dulu, kasian, ntar yang ngarang bukunya keselek lagi diomongin terus. Heheheh.



It’s me,
Prinzta

Minggu, 24 April 2011

Labi-labi

Powered by Telkomsel BlackBerry®


From: "mypostbw@showmeblogger.com" <mypostbw@showmeblogger.com>
Date: Sun, 24 Apr 2011 00:34:21 -0500 (CDT)
To: kitajima.reena@gmail.com<kitajima.reena@gmail.com>
Subject: Labi-labi

Animals » Labi-labi

Labi-labi adalah sejenis kura-kura dengan tempurung lunak.



Powered by Telkomsel BlackBerry®

Powered by ShowMeBlogger.com

Jumat, 15 April 2011

Biarkan Tuhan Yang Bekerja

Aku ambil ini dari tweet2 Ev. Indri Gautama. Semoga memberkati.


Alkitab berkata bahwa sepanjang kita hidup, mustahil kita tidak akan alami offenses: hal2 yang membuat kita marah, sakit hati/ tersinggung.

Sebaik-baiknya kita hidup, tetap bisa mengalami perlakuan buruk/ tidak adil, yang membuat kita marah, kesal, frustrasi, kepahitan & dendam.

Tetapi kenyataannya, kita tidak bisa mengharapkan dunia ini selalu adil.
Pembenaran diri (self-righteousness) & perasaan sah bahwa kita berhak marah adalah hal yg menjadi kekuatan dibalik dorongan kita untuk murka. Kita merasa bahwa apa yg telah dilakukan itu begitu tidak adil, demikian serius & salahnya sehingga kita memang berhak & patut untuk marah.

Tapi kabar gembiranya, kita bisa hidup bebas dari kepahitan dan keinginan untuk membalas dendam sejahat apapun musuh kita.

Kuncinya adalah dengan memperjuangkan iman di dalam pertandingan yang baik untuk janji-janji Allah digenapi di masa depan kita.

Dengan memiliki iman di dalam kasih karunia Tuhan di masa depan, kita percaya dan yakin bahwa janji-janji-Nya akan menjadi kenyataan.
Oleh karena itu, iman di dalam kasih karunia Tuhan di masa depan sama juga dengan iman di dalam keadilan Tuhan bagi kita di masa depan.

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah...– Roma 12:19
...sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. – Roma 12:19

Ini adalah janji Tuhan untuk keadilan dan pembalasan-Nya bagi kita. Kita tidak perlu menuntut pembalasan terhadap musuh kita karena pembalasan adalah hak Tuhan, merupakan milik-Nya. Beri ruang untuk Allah menumpahkan murka-Nya. Kalau kita turun tangan sendiri, kita merampas apa yang merupakan bagian Tuhan dan menutup ruangan bagi Tuhan bekerja.


Taken from : Ev. Indri Gautama's tweet


It's me,
Kitajima

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kebahagiaan

Seorang ibu cantik berpakaian mewah datang ke psikiater utk konsultasi. Ia merasa seluruh hidupnya kosong tak bermakna.

Psikiater itu memanggil seorang perempuan tua, salah seorang petugas di kantor...
"Saya minta Anni utk menceritakan bagaimana ia menemukan kebahagiaan. Yang harus Ibu lakukan hanya mendengarkan saja."

Anni duduk di kursi & bercerita, "Suami saya meninggal karena kanker. Tiga bulan kemudian putra tunggal saya meninggal ditabrak truk. Saya tak punya siapa pun. Tak ada yg tertinggal. Saya tak bisa tidur, tak bisa makan, tak bisa senyum. Saya bahkan berpikir mau bunuh diri.

Lalu suatu malam, ketika pulang kerja, seekor kucing mengikuti saya. Karena di luar dingin, saya membiarkan anak kucing itu masuk ke dalam rumah. Saya memberinya susu, yg langsung habis diminum. Anak kucing itu mengeong & mengusapkan badannya ke kaki saya. Utk pertama kalinya dlm bulan itu, saya bisa tersenyum.

Saya lalu berpikir, jika membantu anak kucing bisa membuat saya tersenyum, mungkin melakukan sesuatu utk orang lain bisa membuat saya bahagia.

Jadi, hari berikutnya, saya buat kue & bawa ke tetangga yg sakit, yg terbaring di ranjang & tak bisa bangun.

Setiap hari saya mencoba melakukan sesuatu yg baik pada seseorang. Melihat mereka bahagia membuat saya bahagia.

Hari ini, rasanya tak ada org yg bisa makan lahap & tidur pulas seperti saya. Saya menemukan kebahagiaan, kegembiraan dgn memberikan kegembiraan pada org lain," kata Anni.

Mendengar cerita ini, perempuan kaya itu menangis. Ia punya segala sesuatu yg bisa dibeli dengan uang, tapi dia kehilangan hal-hal yg tak bisa dibeli uang.

Syukur adalah magnet keberkahan. Bersyukurlah atas apa yg telah dimiliki agar kebahagiaan selalu mengisi kehidupan. Jangan cari kesempurnaan tapi sempurnakan yg telah ada. Jangan fokus pada apa yg hilang, berfokuslah pada apa yg masih dimiliki.....(y)

​​♧ǤǑĐ:)ƁĹ€ŠŠ:)ЎÖŮ♧.

Taken from : broadcast message.

It's me,
Prinzta
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Jumat, 08 April 2011

Mau Migrasi

Malam-malam gini en mata sebenernya udah kriep2. Tapi aku kepengen nge-blog.

Hmmm. Tadinya ini blog udah mau aku migrasi. Coz aku dah pny domain sendiri lohh di http://www.prinzta.com

Tapi boro2 deh mau migrasi ke situ, lahh wong aku ga ngerti pake wp. Dah kebiasaan pake blogspot. Trus juga lom sempet ngotak ngatiknya. Hehehe. Dan lagi sayang juga yaaa ninggalin blog ini. So, aku putusin isi blog ini aku migrasi, tapi tetep tiap aku mau tulis sesuatu pasti aku posting di kedua blog aku. Jadi ga da yang ngiri deh. *halachh apa coba yaa.

Sekian ajahh ya coret-coretnya. Ntar malah tambah ngaco lagii obrolannya.

Yo wiss dah malem, waktunya meremin mata sambil tetep dengerin suara sinetron dari TV. Dan sambil menunggu lama-lama aku terlelap.


It's me,
Kitajima
Powered by Telkomsel BlackBerry®